Apa fungsi kalkulator ini
Kalkulator mengurangi penalti harian dari nilai awal dan menerapkan nilai minimum jika ada.
Perkirakan bagaimana keterlambatan pengumpulan dapat mengubah nilai tugas dan dampaknya pada kelas jika bobot diketahui.
Kalkulator mengurangi penalti harian dari nilai awal dan menerapkan nilai minimum jika ada.
Favorit dan tautan terbaru hanya disimpan di browser ini.
Masukkan nilai dan jalankan kalkulator untuk melihat hasil.
Estimasi berbasis formula, bukan keputusan AI.
Bandingkan hasil ini dengan silabus, skala nilai, kebijakan kehadiran, atau sistem resmi sekolah.
Skenario tersimpan tetap di browser ini. Jangan masukkan ID pelajar, nomor transkrip resmi, catatan sekolah privat, atau informasi pribadi sensitif.
Penalti = hari terlambat x penalti per hari; nilai akhir = max(nilai awal - penalti, nilai minimum)
Kalkulator mengurangi penalti harian dari nilai awal dan menerapkan nilai minimum jika ada.
Estimasi ini menunjukkan efek aturan tertulis pada nilai yang dimasukkan. Ini tidak menentukan apakah alasan terlambat diterima atau apakah pengajar memakai kebijakan berbeda.
Jika nilai awal 88% dan tugas terlambat dua hari dengan penalti 5% per hari, rencana nilainya sekitar 78%. Jika bobot tugas 20%, dampaknya sekitar 2 poin persentase pada nilai kelas.
Jika ada nilai minimum 50%, mengumpulkan terlambat masih bisa lebih baik. Masukkan batas minimum hanya jika tertulis jelas di silabus.
Baca aturan keterlambatan secara tepat. Kata seperti hari kalender, hari sekolah, jam, masa tenggang, batas, atau tanpa kredit dapat mengubah hasil.
Nilai resmi bisa berbeda karena pembulatan, pembebasan, batas maksimum, atau penyesuaian manual. Platform online juga bisa memakai timestamp.
Pengurangan nilai saat tugas dikumpulkan setelah tenggat.
Beberapa aturan tidak menurunkan nilai di bawah batas minimum tertentu.
Nilai yang hilang dikalikan bobot tugas.
Tidak. Bisa ada penalti per jam, masa tenggang, atau batas.
Tidak. Input dihitung di browser dan tidak disimpan.
Kebijakan keterlambatan berbeda menurut guru, sekolah, platform, dan negara. Periksa silabus.
Hitung nilai mata pelajaran dari tugas, ujian, proyek, dan kategori berbobot lainnya.
Perkirakan nilai ujian atau nilai tersisa yang dibutuhkan untuk mencapai target nilai akhir.
Ubah nilai dan kredit mata kuliah menjadi estimasi GPA semester atau kumulatif.